teknik konsentrasi untuk bantu pilihan tindakan aktivitas
prinsip "perasaaan dipengaruhi oleh apa yang menjadi konsentrasi pikiran" bisa digunakan untuk membantu pilihan tindakan aktivitas.
Bada sholat isya ingin menulis buku tapi disisi lain batin merasakan suatu perasaan kalau menulis buku maka saya akan menjadi tidak nyaman tidak rileks; sehingga bisa menghambat lahirnya tindakan aktivitas menulis buku itu, karena pikiran memilih mengikuti berkonsentrasi pada pikiran merasa tidak rileks kalau saya menulis buku atau saya mengerjakan tugas.
Ternyata caranya cukup mudah yaitu dengan tidak mengikuti pikiran yang berkonsentrasi pada perasaan 'tidak nyaman kalau menulis buku', tetapi alihkan pikiran pada tugas yang harus dikerjakan; sehingga pikiran menjadi berkonsentrasi pada tugas yang harus diselesaikan itu, dan perasaan pun akan menjadi terkondisikan untuk mengerjakan tugas itu; dan pikiran 'merasa tidak nyaman kalau saya mengerjakan tugas di waktu bada isya' ini tidak diikuti. Alhasil lahirlah tindakan aktivitas mengerjakan tugas karena tidak terhambat perasaan akibat konsentrasi pikiran pada rasa tidak nyaman itu; konsentrasi pikiran menguat pada tugas atau rencana yang harus dilakukan di bada isya itu.
masyaAllah.
ini adalah solusi terhadap program yang tidak terlaksana akibat terhambatnya oleh perasaan tidak nyaman kalau mengerjakan itu
Belum ada Komentar untuk "teknik konsentrasi untuk bantu pilihan tindakan aktivitas"
Posting Komentar